oleh

Bhayangkari Peduli, Kapolda Sulsel Beri Bantuan Kemanusiaan Korban Banjir di Sidrap

-Hukrim-115 views

SIDRAP – Kapolda Sulsel, Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi, dan Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel Dewwy Andi Rian, memberikan bantuan kemanusiaan untuk masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Sidrap, Rabu, 8 Mei 2024.

Penyerahan bantuan disaksikan Pj. Bupati Sidrap, H. Basra, berlangsung di posko bencana yang berada di halaman Masjid Besar Raudhatul Jannah Tanru Tedong, Kelurahan Tanrutedong, Kecamatan Dua Pitue.

Turut hadir, Kapolres Sidrap, AKBP Erwin Syah, Ketua DPRD Sidrap, H. Ruslan, Pj. Sekda Sidrap, Muhammad Yusuf DM, dan para PJU Polda Sulsel dan Polres Sidrap.

Tampak pula Wakil Ketua Bhayangkari Daerah Sulsel, Susi Ch. Patoppoi, Ketua Bhayangkari Cabang Sidrap, Siska Erwin Syah, Pj. Ketua TP PKK Sidrap, Hafni Basra, dan Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Sidrap, Eka Trisnawati.

Selain memberikan bantuan, Kapolda dan Ketua Bhayangkari Sulsel juga meninjau dapur umum, pelayanan kesehatan gratis dan trauma healing bagi korban bencana.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Andi Rian R. Djajadi mengatakan, bantuan kemanusiaan yang diberikan merupakan bagian dari program Bhayangkari Peduli dan bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat.

“Semoga bantuan yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana alam di Kabupaten Sidrap dapat bermanfaat sehingga keadaan masyarakat yang mendapat musibah bisa kembali stabil,” ungkap Andi Rian R Djajadi.

Sementara itu, Pj. Bupati Sidrap, Basra mengatakan berterima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat Sidrap terdampak banjir.

“Semoga adanya bantuan ini bisa meringankan beban saudara kita yang ditimpa musibah banjir pekan lalu,” kata Basra.

Banjir disertai longsor menerjang Kabupaten Sidrap Jumat, 3 Mei 2024 lalu. Tiga kecamatan terdampak paling parah yakni Pitu Riase, Pitu Riawa dan Dua Pitue.

Sebanyak 4.368 Kepala Keluarga terdampak bencana tersebut. Kejadian ini menelan 1 korban jiwa dan 2 orang luka-luka.

Sementara itu, 6 jembatan rusak/hanyut, jalan terputus di 10 titik, 403 rumah rusak, dan 1 tiang listrik tumbang, ungkap Basra. (Risal Bakri).

————–