oleh

Fraksi Gerindra dan Demokrat Sorot Penggunaan RTH Taman Callaccu Jadi Ajang Pesta Pernikahan, Wabup Amran: Pemilik Hajatan Sudah Terproses Sesuai Mekanisme

-Politik-91 views

SEMANGATKARYA.COM, WAJO – Penggunaan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Callaccu Sengkang, Kabupaten Wajo, untuk lokasi pelaksanaan pernikahan menuai sorotan.
Pelaksanaan pernikahan anak pemilik salah satu toko emas terbesar di Wajo ini akan dihibur sejumlah artis ibu kota.
Saat ini tampak aktivitas di lokasi untuk persiapan acara pernikahan yang rencananya akan dilaksanakan pada 8-9 Oktober 2022. Tenda-tenda berukuran besar sudah berdiri.

Informasi yang dihimpun, acara pernikahan ini menelan biaya miliaran rupiah. Termasuk biaya untuk mengganti kerusakan yang ada di Taman Callaccu Sengkang.

Polemik penggunaan Taman Callaccu Sengkang sempat mencuat dalam rapat paripurna DPRD Wajo, Selasa (4/10/2022).

Juru bicara Fraksi Gerindra DPRD Wajo, Mustafa, meminta Pemkab Wajo untuk lebih teliti dan cermat dalam memberikan izin dalam pemanfaatan Taman Callaccu Sengkang.

“Fraksi Gerindra meminta Pemkab Wajo lebih teliti dan cermat dalam memberikan izin pemanfaatan RTH Taman Callaccu,” kata Mustafa.
Anggota DPRD Wajo dari Demokrat, Hairuddin, juga ikut mempertanyakan Taman Callaccu Sengkang yang jadi lokasi pernikahan
“Kalau anak-anak kecil yang bermain bola di RTH Callaccu dikejar-kejar oleh Satpol.
Sementara, orang kaya yang mau menggunakannya diloloskan. mohon penjelasan pemerintah daerah,” ujarnya.
Sementara, Wakil Bupati Wajo, Amran, mengaku Taman Callaccu Sengkang akan digunakan untuk hajatan pengantin anak Herman, pemilik Toko Emas Cahaya.
Menurut Amran, permohonan penggunaan Taman Callaccu Sengkang sudah berproses dari dua bulan lalu dan tentunya ada aturan-aturan yang harus dilaksanakan dari pemilik hajatan.

“Saya sudah panggil pemilik hajatan dan mereka berjanji akan memperbaiki segala kerusakan yang terjadi, bahkan lebih baik dari sebelumnya. Jadi, ada foto awal sebelum hajatan dan ada juga foto sesudah hajatan,” jelas Amran.
Acara pernikahan nanti, kata Amran, akan mendapat nilai plus bagi Wajo. Akan datang 320 orang dari KKSS Kalimantan Timur yang akan menginap di hotel–hotel.

“Akan ada tamu dari KKSS yang akan menginap di hotel dan tentunya perputaran uang akan terjadi karena setelah selesai acara mereka akan belanja. Dipastikan mereka akan membeli oleh-oleh kain sutra,” tuturnya.(*)