SEMANGATKARYA.COM – LUTIM Pemerintah Desa Alam Buana I Made Terima, tunda sejumlah kegiatan pembangunan akibat dampak dari Covid-19. Adanya pengurangan kegiatan fisik dan non fisik tahun anggaran 2020 tersebut dilakukan atas musyawarah mufakat bersama Masyarakat Desa Alam Buana.
Masih terkait dengan penundaan kegiatan yang di akibatkan Covid-19 di tahun 2020. Pemerinth Desa Alam Buana, akan memprioritaskan sejumlah kegiatan yang bersumber dari APBDS antara lain adalah pembangunan Drainase berada di dua titik masing-masing satu titik di dusun bali indah dan satu titik di dusun Buana.
Bantuan jambang sehat sebanyak 15 unit dan Lampu jalan tenaga Surya dua unit juga masuk dalam daftar program kerja di tahun 2021 mendatang.
Kepala Desa Alam Buana I Made Terima, ketika ditemui wartawan media SK di ruang kerjanya, Jum’at 18 September 2020 beberapa pekan lalu menjelaskan. Bahwa ditengah Pandemi Covid 19 Pemerintah Desa Alam Buana bersama masyarakat telah sepakat melanjutkan program yang sempat tertunda dan menjadikan skala prioritas untuk program pembangunan tahun depan.
“Ini sudah kita sepakati bersama masyarakat untuk menjadikan skala prioritas pembangunan yang tertunda”, jelas I Made Terima.
Adapun kegiatan sempat terlaksana di tahun 2020 yang merupakan sisa anggaran Covid-19 antara lain pembangunan Draenase di dusun buana RT, Bantuan Bumdes Rp 45 juta dan pembangunan pamsimas Rp 60 juta. Program Pemerintah Pusat yaitu Penyaluran BLT–DD tahap satu, dua dan tiga dengan nilai nominalnya Rp 600.000 dan tahap empat lima dan enam dengan nominal Rp 300.000 dengan jumlah 62 kepala rumah tangga.
Di tempat yang sama Kades I made Terima juga membeberkan bahwa kegiatan BUMDES telah berjalan dengan baik dan saat ini kegiatannya telah bergerak di bidang SPP, Saprodi dan Jasa Sewa Alat Pesta.
Reporter Ilham Pabi
Editor: wawan






