oleh

Fokus Benahi Fasilitas dan Kedisiplinan, SDN 5 Kesu’ Raih Prestasi Gemilang

SEMANGATKARYA.COM, ‎Toraja Utara – Sebuah sekolah di Kecamatan Kesu’ sukses menorehkan prestasi gemilang di tingkat kecamatan sekaligus melakukan pembenahan besar-besaran pada fasilitas fisik dan mutu pendidikan.
‎
SDN 5 Kesu’‎ di bawah kepemimpinan Paulina Pulung, berkomitmen melanjutkan program yang sudah ada dan menciptakan lingkungan belajar yang ramah anak, disiplin, serta peduli lingkungan.


‎Prestasi nyata berhasil diukir pada bulan September lalu, di mana sekolah ini sukses menyabet Juara I Menulis Cerpen Putra dalam ajang Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Kesu’ serta meraih Juara II Pidato Putri. Capaian ini menjadi bukti awal dari keberhasilan transformasi yang sedang berjalan di sekolah tersebut.
‎
‎Untuk mendukung potensi siswa, pihak sekolah bergerak cepat merehabilitasi sarana dan prasarana. Hingga saat ini, dua unit toilet siswa telah dibenahi total dengan pemasangan tehel lantai yang higienis.
‎
“‎Seluruh ruang kelas kini juga telah dilengkapi lampu penerangan yang memadai, dicat ulang, serta ditata sedemikian rupa agar lebih nyaman. Di berbagai sudut strategis, papan-papan motivasi juga dipasang demi merangsang budaya literasi dan numerasi siswa,” beber Paulina, Kamis (22/10/2026).
‎
‎Ia menegaskan bahwa kunci utama dari seluruh perubahan dan prestasi ini berakar pada kedisiplinan yang dimulai dari internal tenaga pendidik.

‎”Disiplin merupakan kunci kesuksesan. Saya sangat meyakini bahwa salah satu cara mencapai kesuksesan harus disiplin dengan menumbuhkan hal itu dalam diri, dalam segala aspek seperti disiplin waktu, disiplin administrasi, disiplin mengajar, hingga disiplin berpakaian,” ujar Paulina saat memberikan keterangan.
‎
‎Ia menambahkan bahwa peran guru sangat krusial dalam membentuk mentalitas siswa di sekolah.
‎
‎”Dengan menumbuhkan disiplin di diri masing-masing, itu bisa terimbas ke anak-anak karena guru adalah patron. Itu yang kami upayakan, bagaimana disiplin menjadi sesuatu yang dijiwai oleh anak sehingga mampu menumbuhkan karakter yang baik.
‎Prinsip saya sederhana, kerja apa adanya tanpa mengada-ada,” tegasnya.
‎
‎Peningkatan kompetensi guru juga digenjot melalui berbagai pelatihan internal agar para pendidik lebih memahami tugas pokok dan fungsinya (tupoksi).

Seluruh upaya ini bermuara pada visi misi sekolah untuk mewujudkan peserta didik yang terampil, berkarakter, dan peduli lingkungan melalui implementasi pembelajaran mendalam (deep learning), dengan target kelulusan 100 persen tuntas baca, tulis, dan hitung (3R).

‎Di sektor lingkungan, sekolah kini membudayakan pemilahan sampah organik dan anorganik langsung dari ruang kelas. Sampah tersebut kemudian dikelola mandiri dengan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle) untuk menghijaukan lingkungan sekolah agar tetap bersih, asri, dan sehat.
‎
‎Transformasi ini mendapat dukungan penuh dari masyarakat dan komite sekolah. Sebagai bentuk keterbukaan dan kepedulian terhadap akses pendidikan, pada penerimaan siswa baru lalu, pihak sekolah memasang pengumuman resmi bebas pungutan biaya. Bahkan, setiap siswa baru yang masuk diberikan fasilitas gratis berupa satu paket alat tulis menulis lengkap.

Reporter : Arie Kasih
‎