TORAJA UTARA – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang dirangkaikan dengan Peringatan Hari Kesadaran Nasional melalui upacara yang berlangsung di Lapangan Bakti Rantepao, Rabu (28/10/2026). Peringatan tahun ini mengusung tema “Patriotik, Gigih, Berempati: Pemuda untuk Indonesia”.
Upacara tersebut dipimpin oleh Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, S.T., S.M., M.Ak., selaku pembina upacara. Kegiatan dihadiri Kapolres Toraja Utara AKBP Yoseph Adi Rakhmat Sudrajat, S.H., S.I.K., M.I.K.; Dandim 1414/Tator Letkol Inf. Armal, S.H., M.I.P.; Sekretaris Daerah Kabupaten Toraja Utara Salvius Pasang, S.P., M.P.; Ketua DPRD Kabupaten Toraja Utara Dra. Hermin Sa’pang Matandung, M.MPd.; Ketua TP PKK Kabupaten Toraja Utara Ny. Damayanti B. Palimbong, S.IP., M.A.; Wakil Ketua TP PKK Kabupaten Toraja Utara Jeni R. Popang, S.T.; serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Turut hadir para asisten dan staf ahli Bupati, Ketua Bawaslu Kabupaten Toraja Utara, komisioner KPU Kabupaten Toraja Utara, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Toraja Utara, para camat, aparatur sipil negara (ASN) lingkup Pemerintah Kabupaten Toraja Utara, tokoh organisasi kepemudaan, pelajar, serta pemangku kepentingan terkait lainnya.
Dalam amanatnya, Bupati Frederik Victor Palimbong menyampaikan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, pada peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026.
Amanat tersebut mengingatkan kembali bahwa Sumpah Pemuda merupakan janji yang menyatukan perbedaan, menguatkan perjuangan, dan melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, yaitu Indonesia.
Semangat Sumpah Pemuda, menurut amanat tersebut, harus terus hidup dan diwujudkan bukan hanya dalam ingatan, melainkan juga melalui karakter setiap generasi penerus bangsa.
Kemajuan Indonesia tidak semata-mata diukur dari pembangunan gedung-gedung tinggi, kecanggihan teknologi, ataupun kekayaan yang melimpah. Kemajuan sejati berawal dari kualitas manusia, karakter, kecintaan terhadap tanah air, semangat pantang menyerah, serta kepedulian terhadap sesama.
Oleh karena itu, generasi muda Indonesia diharapkan tumbuh menjadi generasi yang patriotik, gigih, dan berempati.
Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak menyerah dalam menghadapi kesulitan, tidak runtuh ketika mengalami kegagalan, serta terus berjuang memberikan yang terbaik bagi bangsa. Sementara itu, berempati berarti mampu memahami kesulitan orang lain dan bersedia memberikan pertolongan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Amanat tersebut juga menegaskan bahwa patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya, kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arah, dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya.
Kepada seluruh pemuda Indonesia, disampaikan pesan agar berani bermimpi setinggi mungkin, bekerja keras, menjadi pribadi yang kuat tanpa kehilangan kelembutan hati, serta berani memimpin sekaligus bersedia melayani.
Setiap ilmu, karya, dan pengorbanan hendaknya menjadi bukti nyata kecintaan kepada Indonesia.
Menutup amanatnya, Menteri Pemuda dan Olahraga mengajak seluruh elemen bangsa untuk membangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan.
Masa depan bangsa bukan sekadar sesuatu yang akan ditemui, melainkan sesuatu yang sedang dibangun bersama melalui kerja nyata seluruh masyarakat, terutama generasi muda.
Usai pelaksanaan upacara, Bupati Toraja Utara Frederik Victor Palimbong serahkan cincin cinderamata kepada 24 ASN yang Purna Bhakti dilanjutkan pelepasan secara resmi kontingen Kabupaten Toraja Utara yang akan mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XVIII Sulawesi Selatan Tahun 2026.
Ajang olahraga tingkat provinsi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 7–14 November 2026 di Kabupaten Wajo dan Kabupaten Bone. Kontingen Toraja Utara akan mengikuti 20 cabang olahraga, yakni tinju, muaythai, tenis lapangan, atletik, biliar, catur, bulu tangkis, panahan, karate, sepak takraw, menembak, balap motor, taekwondo, petanque, wushu, bola basket, panjat tebing, pencak silat, tarung derajat, dan kick boxing.
Jumlah kontingen yang diberangkatkan sebanyak 257 orang, termasuk 110 atlet yang akan berjuang membawa nama Kabupaten Toraja Utara dalam kompetisi tersebut.
PORPROV merupakan ajang olahraga yang diselenggarakan setiap empat tahun sekali dan menjadi salah satu indikator perkembangan serta kemajuan olahraga di Sulawesi Selatan. Melalui pelepasan tersebut, diharapkan seluruh atlet dan anggota kontingen dapat mempersiapkan diri secara optimal, menjaga sportivitas, serta memberikan penampilan terbaik demi mengharumkan nama Kabupaten Toraja Utara.
Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan hadiah kepada sekolah-sekolah yang berhasil meraih prestasi dalam Lomba Drumband/Marching Band tingkat Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK) Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026.
Penetapan peringkat dan juara lomba tersebut tertuang dalam Lampiran Keputusan Bupati Toraja Utara Nomor 84/420/DP-TU/SD/VIII/2026 tanggal 31 Agustus 2026 tentang Penetapan Peringkat/Juara Kegiatan Lomba Drumband/Marching Band Jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK Kabupaten Toraja Utara Tahun 2026.
Adapun daftar lengkap sekolah yang berhasil meraih juara pada masing-masing jenjang pendidikan adalah sebagai berikut.
Jenjang Sekolah Dasar (SD)
• Juara I: SD Negeri 2 Rantepao.
• Juara II: SD Negeri 4 Rantepao.
• Juara III: SD Negeri 3 Rantepao.
• Juara Harapan I: MIS Rantepao.
• Juara Harapan II: SD Negeri 8 Rantepao.
• Juara Harapan III: SD Kristen Makale 2.
Jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP)
• Juara I: SMP Negeri 1 Rantepao.
• Juara II: SMP Kristen Sa’dan.
• Juara III: SMP Negeri 2 Rantepao.
• Juara Harapan I: SMP Negeri 3 Sa’dan Bunao.
• Juara Harapan II: SMP Negeri 1 Sa’dan.
• Juara Harapan III: SMP Negeri 1 Buntu Pepasan.
Jenjang Sekolah Menengah Atas/Sekolah Menengah Kejuruan (SMA/SMK)
• Juara I: SMA Negeri 1 Toraja Utara.
• Juara II: SMK Kristen Harapan Rantepao.
• Juara III: SMA Kristen Rantepao.
• Juara Harapan I: SMA Negeri 2 Toraja Utara.
• Juara Harapan II: SMK Kristen Tagari Rantepao.
• Juara Harapan III: SMK Negeri 1 Toraja Utara.
Penyerahan hadiah tersebut menjadi bentuk apresiasi atas kerja keras, kedisiplinan, kreativitas, dan semangat para peserta didik dalam mengembangkan bakat serta kemampuan di bidang seni dan musik.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara berharap semangat Sumpah Pemuda dapat terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, baik melalui pengabdian kepada bangsa, prestasi di bidang olahraga, maupun pengembangan potensi generasi muda di bidang pendidikan dan seni.
Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat persatuan, menumbuhkan rasa cinta tanah air, serta mendorong generasi muda Toraja Utara agar semakin patriotik, gigih, dan berempati dalam berkontribusi bagi kemajuan daerah dan Indonesia.(*)










