SEMANGAKARYA.COM, Luwu Utara – Komitmen besar dan mulia yang diemban oleh Pondok Pesantren Tahfidz AlQur’an (PPTQ) Daarul Huffadz Kabupaten Gowa untuk mencetak sumber daya manusia qurani dan generasi Islam penghafal Alquran yang handal, sejalan visi misi lembaga pendidikan tersebut, berlokasi di Desa Paraikatte, Kecamatan Bajeng, Kabupaten Gowa, Provinsi Sulawesi Selatan.
Pondok pesantren yang berdiri pada 17 Ramadhan 1442 Hijriyah bertepatan 2021 Masehi berada di atas lahan hampir satu hektare ini. Kini PPTQ Daarul Huffadz Gowa telah membina dua satuan pendidikan Islam terpadu yakni SMP dan SMA dengan jumlah murid 140 orang.
Secara kelembagaan PPTQ Daarul Huffadz Gowa berada dibawah binaan Kementerian Agama, namun terkait izin operasional kegiatan belajar mengajar dan kurikulum pendidikan nasional lebih ‘berkiblat’ ke Dinas Pendidikan baik tingkat kabupaten untuk SMP dan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan bagi SMA.
Meski begitu, menurut Ketua Yayasan PPTQ Daarul Huffadz Gowa, H Nurdin Johasang, S.Ag, M.Pd.I, pondok pesantren yang diasuhnya, selain menggunakan kurikulum pendidikan nasional, juga memakai kurikulum pendidikan keagamaan dari Kementerian Agama RI dan kurikulum hasil racikan khusus oleh pembina bersama pengasuh PPTQ Daarul Huffadz Gowa.
“Itu dari segi formalnya, tapi siswa kami banyak juga menggunakan waktunya pada kegiatan hafalan Al-Quran sebagai program unggulan dan ikonik PPTQ Daarul Huffadz Gowa dengan menggunakan seluruh fasilitas dan sarana pembelajaran di pondok baik dalam kelas maupun luar melalui sejumlah gazebo termasuk masjid yang berfungsi menjadi ruang belajar terbuka bagi siswa”, jelas Nurdin yang kerap disapa Ustad Haji Naro.
Nurdin Johasang mengungkapkan, membangun pondok pesantren tak ada rencana awal kecuali hanya membuat rumah panggung dengan tujuan sebagai tempat istirahat bersama keluarga apabila memasuki usia tua dan pensiun dari ASN (Aparatur Sipil Negara).
“Berkat support dan dukungan dari Pimpinan PT Prima Unggul Global, tentu kami menyambut baik dan positif dukungan tersebut. Apalagi, perusahan Travel Haji dan Umrah ini, kami diberi dana sebesar Rp 500 juta untuk membangun Masjid Quba PPTQ Daarul Huffadz. Kami dapat menyelesaikan pembangunan masjid tersebut dengan menelan biaya sebesar Rp 350 juta”, ujar Ustad Staf KUA Bajeng ini.
Progres itu, tentu diawal kegiatan peletakan batu pertama pembangunan masjid tersebut dilakukan bapak Bupati Adnan Purichta Ichsan pada 17 Ramadhan 1442 Hijriyah atau bertepatan 2021 Masehi, H Naro menyebutkan, pihaknya mendapatkan bantuan dana pribadi dari Adnan Purichta Ichsan sebesar Rp 100 juta.
Belum lagi, pihaknya juga mendapatkan bantuan dana sebesar Rp 50 juta dari HM Amir Uskara saat reses anggota DPR RI di Desa Pabbentengang, Kecamatan Bajeng.
‘Sumber anggaran lain berasal dari pihak yayasan dan sumbangan jamaah umrah kami serta beberapa donatur lainnya”, ujar H Naro yang juga Koordinator Pembimbing Jamaah Ibadah Haji dan Umrah dari PT Prima Unggul Global.
Besarnya perhatian Direktur PT Prima Unggul Global mendorong dirinya untuk mendirikan pondok pesantren luar biasa. Ditambah lagi dukungan penuh berupa izin operasional penyelenggaraan pendidikan dari Pemkab Gowa melalui Dinas Pendidikan termasuk Kementerian Agama Gowa dari status kelembagaan pondok pesantren, H Naro mengaku, merasa tertantang untuk mewujudkan mimpi tersebut hingga menjadi kenyataan.
Sukses membangun PPTQ Daarul Huffadz Gowa tak jauh dari permukiman warga. Ini juga berbanding lurus dengan kemampuan SDM dan latar belakang pendidikan yang dimiliki sang alumni Pondok Pesantren Sultan Hasanuddin ini. Kemudian diperkuat dengan kapasitasnya sebagai sarjana pendidikan mulai Strata Satu (S1) hingga Strata Dua (S2).
Belum lagi dia dibesarkan dan pengalaman dalam berbagai organisasi masyarakat terutama Muhammadiyah. Bukan perkara sulit bagi alumnus Fakultas Tarbiyah dan Kependidikan, UIN Alauddin Makassar ini dalam mengasuh serta membangun pondok pesantren yang berakar kuat pada ajaran Al-Quran, Hadist Nabi Muhammad SAW dan implementasi akhlak Rasulullah SAW.
Pada tahun 2021 dimana pihak wabah Covid-19, menurut H Naro, sebuah situasi sulit untuk membangun pondok pesantren dengan keterbatasan dana dan ruang gerak. Setelah pandemi Covid berlalu pada tahun 2022, katanya, pihak yayasan terus melanjutkan berbagai pekerjaan, mulai membangun sejumlah gazebo, ruang terbuka belajar dan rumah pembina berjumlah empat kamar lengkap fasilitas tempat tinggal.
Pada tahun sama, pihak yayasan PPTQ Daarul Huffadz Gowa mulai membangun gedung berlantai 2 khusus kantor dan ruang munaaqasyah (ujian) bagi penghafal Alquran (hafidz) dan program tasmi’ mulai juz 1, 5, 10, 15, 20, 25 dan 30.
Berikutnya membangun gedung berlantai 2, lantai 1 digunakan uang kelas dan lantai 2 untuk asrama para santri (siswa). Tahun 2025 hingga sekarang sedang dibangun asrama santri berlantai 3. Progres pekerjaan bangunan asrama kedua ini sedang fokus ke lantai tiga.
Wartawan Metro Pendidikan Nasional yang sempat bertandang di kampus PPTQ Daarul Huffadz Gowa, Selasa (23/2/2026). Selain dapat bertemu Ketua Yayasan H Nurdin Johasang, juga dapat melihat langsung fasilitas dan sarana belajar, tampak terbilang lengkap dan standar untuk ukuran pondok pesantren yang ada di wilayah Sulawesi Selatan.
Selain ruang kelas, kantor dan asrama, juga terdapat fasilitas pondok lainnya yakni, air bersih (minum), laundry, barbershop, kantin, lapangan upacara bendera, Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), perpustakaan, lapangan bulu tangkis dan papan olah raga tenis meja termasuk sejumlah gazebo yang berdiri tegak di atas areal kolam ikan nila.
Kini PPTQ Daarul Huffadz Gowa benar-benar menjanjikan harapan masa depan generasi Islam setelah menimbah ilmu agama dan umum di pondok pesantren tersebut. Rumah besar bagi pencinta dan penghafal Alquran ini, juga siswa diajar mahir berdakwah (ceramah), khutbah Jumat dan terampil berbahasa Arab dan Inggris.
Tak hanya itu, PPTQ Daarul Huffadz Kabupaten Gowa menggelar program spesial yakn Tim Safari Ramadhan. Mereka berkunjung ke berbagai masjid, baik dalam wilayah Kabupaten Gowa, juga Kota Makassar, Takalar dan Jeneponto. Tujuan program spesial ini adalah edukasi dan syiar dakwah.
Tim Safari Ramadhan tersebut, selain menggelar buka puasa bersama jamaah masjid, juga bawakan ceramah tarawih dan memimpin shalat tarawih. Tim Safari Ramadhan PPTQ Daarul Huffadz Gowa ke berbagai masjid dipimpin oleh Ustad H Nurdin Johasang didampingi sejumlah pembina PPTQ Daarul Huffadz Gowa.
“Respon dan sambutan masyarakat cukup antusiasme, bahkan tidak sedikit diantara jamaah tarwih terkesima melihat penampilan anak kami’, ungkap H Naro yang juga Wakil Direktur PT Prima Unggul Global kepada media ini dalam suatu kesempatan. ***
Laporan : Darwis Jamal






