oleh

Desil Tidak Sesuai Kondisi Nyata, Ini Kata Kepala BPS Toraja Utara

-Ekonomi-83 views

SEMANGATKARYA.COM, Toraja Utara – Desil merupakan pengelompokan dari berbagai karakteristik sosial ekonomi secara bersama-sama menjadi 10 tingkatan kesejahteraan.

Desil 1-4
10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif paling rendah

Desil 5-7
keluarga dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) telah diurutkan berdasarkan tingkat kesejahteraan

Desil 8-10
10% keluarga dengan tingkat kesejahteraan relatif paling tinggi

Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lainnya.

Apabila masyarakat menemukan mengenai diri atau keluarganya yang belum sesuai dengan kondisi sebenarnya, pembaruan dapat disampaikan mekanisme BPS kanal cek DTSEN.

Posisi desil dapat berubah seiring perubahan kondisi sosial ekonomi dan perubahan posisi relatifnya dibandingkan keluarga lainnya.

“Bagi masyarakat yang mengeluhkan desil meningkat tidak sesuai kenyataan perlunya mengapdate kembali data,” kata kepala Badan Pusat Statistik kabupaten Toraja Utara, Mansyur, saat ditemui di ruang kerjanya, Kamis (1/10/2026).

“Untuk mengapdate data bisa juga datang langsung ke kantor kelurahan/Lembang setempat dengan membawa KTP dan KK atau bisa juga ke BPS atau Dinsos dengan melampirkan foto ruang tamu dan surat keterangan dari kelurahan/Lembang setempat bahwa data yang dimasukkan benar berada di kelurahan/Lembang tersebut,” jelasnya.

PEMBARUAN DATA TIDAK SELALU MENGUBAH DESIL
Pembaruan data dilakukan untuk memperbarui data sosial ekonomi keluarga sesuai kondisi terkini, bukan untuk menaikkan atau menurunkan desil.

Perubahan pada satu indikator tidak otomatis menyebabkan perubahan desil karena berbagai karakteristik dipertimbangkan secara bersama-sama dalam proses pemeringkatan. Posisi desil tetap ditentukan berdasarkan data dan metode yang berlaku.

Ada beberapa variabel yang menentukan posisi kesejahteraan keluarga berada di variabel mana
seperti variabel kondisi perumahan, variabel sumber air minum, variabel kepemilikan aset seperti emas tabungan dan lain sebagainya, bahan bakar dan energi untuk memasak, daya dan konsumsi listrik, komposisi keluarga, jenjang pendidikan, status pekerjaan, kesehatan dan disabilitas

“Setelah muncul desil ada beberapa keluarga yang semula di desil 1 tiba-tiba berada di desil 6 itu karena data yang lama. Untuk uprove perubahan update data keadaan sosial ekonomi keluarga hasilnya keluar 3 bulan kemudian,” pungkasnya.

Reporter : Arie Kasih