SEMANGATKARYA.COM, Toraja Utara – Sejak dipimpin oleh kepala sekolah baru yang dilantik pada Maret 2026 lalu, SMPN 1 Kapalapitu terus menunjukkan tren positif.
Salah satu perubahan paling signifikan yang dirasakan saat ini adalah meningkatnya kedisiplinan warga sekolah, terutama dalam hal kehadiran tepat waktu.
Kesadaran akan pentingnya waktu ini menjadi modal utama dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif.
Tidak hanya dari segi karakter, prestasi gemilang juga berhasil ditorehkan di bidang kebudayaan. Pada gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu atau FTBI tingkat Kabupaten Toraja Utara yang digelar Oktober 2026 ini, SMPN 1 Kapalapitu sukses menyabet gelar Juara 1 lomba Pidato Putri.
Keberhasilan ini disebut sebagai buah dari kerja keras dan kolaborasi yang kuat di lingkungan sekolah.
”Saya sangat mengapresiasi para guru pembimbing yang solid memberikan latihan-latihan yang sangat maksimal,” ujar Kepala SMPN 1 Kapalapitu, Mariana Rinding Tallulembang, dalam keterangannya, Selasa (20/10/2026).
Prestasi di tingkat kabupaten ini diharapkan menjadi pemantik motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi.
Namun, di tengah berbagai capaian positif tersebut, pihak sekolah saat ini dihadapkan pada kendala infrastruktur yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah maupun pihak terkait.
Fasilitas gedung, khususnya ruang kelas, dinilai mendesak untuk segera mendapatkan perbaikan demi keamanan dan kenyamanan proses belajar mengajar.
”Kondisi ruangan kelas IX bagian atas saat ini masih berupa bangunan plat jadi. Kami mengkhawatirkan struktur tersebut rentan mengalami kerusakan jangka panjang,” ungkapnya.
Guna menghindari risiko keretakan bangunan, sekolah sangat mengharapkan adanya bantuan pembangunan ruang kelas secara permanen.
Kondisi yang tidak kalah memprihatinkan juga terlihat pada ruang kelas VIII. Sebagai bangunan lama, fasilitas tersebut kini memerlukan rehabilitasi total.
Selain itu, kerusakan terparah terlihat pada bagian atap yang beberapa titiknya sudah bolong, sehingga rawan bocor saat hujan turun dan mengganggu kenyamanan siswa saat belajar.
Pihak sekolah berharap usulan perbaikan infrastruktur ini dapat segera diakomodasi oleh pihak-pihak terkait demi keamanan dan kenyamanan warga sekolah.
Reporter : Arie Kasih










