oleh

Lapangan Sekolah Jadi Jalan Umum, Keselamatan Siswa SDN 3 Rantetayo Terancam

TANA TORAJA – Lapangan SDN 3 Rantetayo di Kabupaten Tana Toraja, Sulawesi Selatan, selain berfungsi untuk aktifitas sehari-hari bagi warga sekolah juga berfungsi sebagai jalan umum. Jalur yang memotong halaman sekolah ini menjadi akses utama kendaraan yang menghubungkan Dusun Madandan dan Dusun Poton.

Kondisi tersebut memicu kecemasan warga sekolah dan pemerhati sosial. Saban hari, kendaraan lalu lalang di area bermain anak-anak.

“Kita berharap jalan dipindahkan demi keamanan warga sekolah dengan jumlah siswa 146 orang. Kita tidak tahu musibah kapan tiba. Mendingan jauh hari kita serius menyikapinya,” kata kepala SDN 3 Rantetayo, Benyamin Tato Ramballo, S.Pd, Jumat (30/10/2026).

kepala SDN 3 Rantetayo, Benyamin Tato Ramballo, S.Pd
kepala SDN 3 Rantetayo, Benyamin Tato Ramballo, S.Pd

Menurut Benyamin, pihak sekolah sudah berulang kali mengusulkan pemindahan jalan. Usulan itu juga dikirim secara formal lewat Data Pokok Pendidikan (Dapodik) hingga dibahas dalam Musyawarah Lembang (Desa). Namun, hingga kini belum ada tindakan konkret dari instansi terkait.

Di tengah persoalan keamanan dan kenyamanan fasilitas belajar, pihak sekolah mengeklaim tetap fokus menggenjot mutu pendidikan. Salah satu langkah awal yang diterapkan adalah penegakan disiplin waktu yang ketat.

Seluruh warga sekolah diwajibkan hadir tepat waktu paling lambat pukul 07.15 WITA. Pihak sekolah menegaskan kedisiplinan merupakan fondasi utama kesuksesan siswa dan meminta peran aktif orang tua untuk menumbuhkan nilai tersebut dari rumah.

Reporter : Arie Kasih