TORAJA UTARA – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 5 Denpina, Kabupaten Toraja Utara, sukses menorehkan prestasi gemilang dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Denpina yang digelar pada September lalu.
Hal itu diutarakan kepala SDN 5 Denpina, Yohanis Rinding, S.Pd kepada semangatkarya.com, Senin (2/11/2026).
Dibawah kepemimpinan Yohanis Rinding, sekolah ini berhasil memborong sejumlah piala, termasuk Juara I untuk kategori Cerpen Putra dan Komedi Putra.
Selain dua gelar utama tersebut, SDN 5 Denpina juga mengamankan posisi Juara II untuk kategori Cerpen Putri dan Pidato Putra, serta Juara III untuk kategori Komedi Putra.
Prestasi ini menjadi bukti nyata dari komitmen sekolah dalam melestarikan bahasa daerah sekaligus mengasah bakat seni para peserta didik sejak dini.
Penguatan Karakter Lewat Pembiasaan Harian
Keberhasilan siswa-siswi SDN 5 Denpina di bidang akademik dan seni tidak lepas dari lingkungan sekolah yang kondusif.
Saat ini, sekolah dengan total 185 siswa dan 13 tenaga pendidik ini tengah gencar menerapkan program Penguatan Pendidikan Karakter (PPK)
Salah satu program yang konsisten dijalankan adalah kegiatan kebersihan lingkungan sekolah yang diadakan setiap hari Selasa dan Jumat.
Selain menjaga kebersihan fisik, pembiasaan budaya sekolah juga ditekankan melalui penerapan senyum, salam, dan sapa.
Untuk memastikan nilai-nilai moral melekat erat pada siswa, para guru menyisipkan materi penguatan karakter secara langsung ke dalam setiap mata pelajaran.
Sekolah juga memasang poster edukatif yang menarik di ruang kelas agar siswa dapat dengan mudah mengingat dan mempraktikkan perilaku terpuji dalam kehidupan sehari-hari.
Fokus Ajukan Perbaikan Fasilitas Sekolah Lewat Dapodik
Di balik rentetan prestasi dan penguatan karakter tersebut, SDN 5 Denpina saat ini tengah fokus berbenah dalam sektor sarana dan prasarana.

Fasilitas sekolah dinilai memerlukan perhatian dan pembenahan lebih lanjut demi menunjang keamanan dan kenyamanan 185 siswanya.
Berdasarkan data sekolah, terdapat 4 ruangan yang membutuhkan rehabilitasi berat. Selain itu, sekolah saat ini juga membutuhkan 1 ruang perpustakaan, rumah guru, fasilitas pentalutan (penahan tanah), pagar pengaman sekolah, dan 1 unit toilet.

Sementara untuk fasilitas halaman sekolah, kondisinya saat ini membutuhkan paving block. SDN 5 Denpina juga belum memiliki ruang kantor resmi untuk guru dan kepala sekolah.
Pihak sekolah mengonfirmasi bahwa seluruh data mengenai kebutuhan sarana, prasarana, serta fasilitas yang memerlukan rehabilitasi berat ini telah diinput secara berkala ke dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Manajemen sekolah berharap usulan perbaikan fisik tersebut dapat segera terealisasi. Kelengkapan fasilitas penunjang ini dinilai krusial untuk menciptakan atmosfer belajar-mengajar yang lebih aman, nyaman, dan tertib bagi seluruh warga SDN 5 Denpina ke depan.
“Semoga cepat terealisasi demi keamanan, kenyamanan dan ketertiban warga sekolah,” pungkas Yohanis.
Reporter : Arie Kasih








