oleh

Menengok SDN 6 Kapalapitu, Sekolah Berprestasi di Toraja Utara yang Menanti Pemerataan Lahan

SEMANGATKARYA.COM, Toraja Utara – Kondisi infrastruktur yang terbatas tidak menyurutkan semangat belajar di SDN 6 Kapalapitu. Meski terus menorehkan prestasi, sekolah yang berdiri sejak tahun 1984 ini sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah.
‎
‎Minimnya fasilitas lapangan memaksa sebagian siswa berdiri di luar area sekolah setiap kali upacara bendera dilaksanakan.

Sekolah yang menjadi tumpuan pendidikan bagi 168 siswa ini hanya memiliki luas halaman 144 meter persegi dan 6 ruang kelas.

Kepala SDN 6 Kapalapitu, Petrus Mangean 
Kepala SDN 6 Kapalapitu, Petrus Mangean

‎Dengan topografi tanah yang miring dan berundak, area tersebut dinilai sudah tidak layak dan tidak aman untuk menampung seluruh aktivitas siswa beserta 14 tenaga pendidik.
‎
‎Kondisi ini memicu keprihatinan mendalam dari pihak komite dan masyarakat setempat.
‎
“‎Dalam musyawarah desa yang dihadiri oleh tokoh masyarakat, warga sepakat menetapkan program pentalutan (pembuatan talud) dan pemerataan halaman sekolah sebagai prioritas utama yang harus diperjuangkan,” ujar Petrus Mangean selaku kepala SDN 6 Kapalapitu, Selasa (20/10/2026).
‎
‎Perluasan halaman ini, lanjutnya, bukan sekadar untuk kepentingan upacara, melainkan juga demi keamanan dan kenyamanan anak-anak serta warga. Sebab, sekolah ini kerap menjadi pusat kegiatan kemasyarakatan.
‎
‎”Halaman kami sangat sempit dan posisinya miring. Kalau upacara bendera, anak-anak tidak muat, sebagian terpaksa berdiri di bawah luar lapangan,” ungkapnya.
‎
Lebih lanjut Petrus mengatakan, ‎selain persoalan halaman, kondisi ruang kelas yang juga memprihatinkan. Beberapa gedung kelas yang dibangun sejak awal berdirinya sekolah belum tersentuh rehabilitasi total, sehingga tiang-tiang penyangganya masih menggunakan kayu yang mulai lapuk dimakan usia.
‎
‎Namun, ia mengaku bangga karena di tengah keterbatasan fisik bangunan, para siswa tetap mampu bersaing dan mengukir prestasi.

Baru-baru ini pada bulan September, SDN 6 Kapalapitu menyabet Juara 3 Pidato, Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat kecamatan, Juara 2 Putri lomba Baris-Berbaris Pramuka, dan Juara 3 lomba Norse.
‎
‎”Kami terus berupaya melanjutkan program yang ada dan membenahi apa yang kurang. Anak-anak kami punya potensi besar, terbukti dari deretan prestasi di tingkat kecamatan bulan September lalu. Namun, kami tentu berharap ada perhatian tiang kelas kami masih kayu dan pemerataan serta pentalutan halaman,” jelasnya.
‎
‎”Semoga segera terealisasi. Pembangunan sarana prasarana ini dinilai mendesak agar proses belajar mengajar dapat berjalan dengan aman, nyaman, dan bermartabat,” pungkasnya.

Reporter : Arie Kasih
‎
‎
‎
‎