oleh

Minim Sarana Prasarana, SDN 1 Buntao’ Terancam Longsor dan Butuh Perbaikan Fasilitas

TORAJA UTARA – Kondisi sarana dan prasarana di SD Negeri 1 Buntao’, Kecamatan Buntao’, Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan saat ini sangat memprihatinkan. Pihak sekolah sangat mengharapkan uluran tangan dan bantuan dari pemerintah maupun instansi terkait untuk pembangunan talud penahan tanah guna mencegah terjadinya bencana longsor.
‎
‎Topografi tanah di lingkungan sekolah yang miring membuat kawasan tersebut rawan longsor. Kerawanan ini kian meningkat secara drastis saat memasuki musim penghujan.
‎
‎Kondisi tanah yang tidak stabil ini bahkan mengancam keselamatan para siswa dan guru, lantaran beberapa ruang kelas yang berada di area curam tersebut kini dalam kondisi rawan ambruk.
‎
‎”Kami sangat mengharapkan bantuan dari pemerintah untuk penataan talud di halaman sekolah. Kondisi tanah kami miring dan sangat rawan longsor, bahkan ruang kelas di area tersebut terancam ambruk jika musim hujan tiba,” ungkap kepala SDN 1 Buntao’, Daud Rengke, S.Pd, Rabu (28/10/2026).
‎
‎Selain ancaman longsor, keterbatasan fasilitas sanitasi juga menjadi keluhan utama. Dari total empat unit toilet yang tersedia di sekolah, dua di antaranya sudah rusak total dan tidak dapat berfungsi lagi.

“‎Selain itu, fasilitas toilet juga butuh perbaikan karena dari empat yang ada, dua sudah tidak berfungsi. Pagar keliling pun sangat kami butuhkan demi keamanan,” ujarnya.
‎
‎Akibatnya, aktivitas sanitasi harian ratusan siswa menjadi terhambat. Pihak sekolah juga mendesak adanya pengadaan pagar keliling demi menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan proses belajar mengajar.
‎
‎Guna mengatasi kompleksnya kerusakan ini, pihak manajemen sekolah mengaku telah mendaftarkan pengajuan bantuan ke pemerintah. Usulan tersebut meliputi rehabilitasi berat atau pembangunan baru untuk dua ruang kelas, rehabilitasi ringan untuk empat ruang kelas, serta perbaikan ruang perpustakaan.
‎
“Kami sudah mendaftarkan usulan untuk rehab berat atau bangun baru ruang kelas dua, rehab ringan untuk empat ruangan, serta perbaikan perpustakaan. Semoga usulan ini bisa cepat terealisasi demi keamanan dan kenyamanan anak-anak belajar,” jelasnya.

‎Pihak sekolah sangat berharap agar usulan rehab tersebut dapat segera direalisasikan demi kenyamanan dan keselamatan warga sekolah.
‎
‎Reporter : Arie Kasih
‎