TORAJA UTARA – SMPN 1 Denpina menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan khidmat. Dalam momen bersejarah ini, Kepala SMPN 1 Denpina, Desembur Palide, S.Pd menyampaikan pembekalan wawasan kebangsaan yang mendalam kepada seluruh siswa dan tenaga pengajar, Rabu (28/10/2026).
Dalam amanatnya, Desembur berpesan agar momentum Sumpah Pemuda menjadi pemantik semangat bagi anak-anak untuk terus menuntut ilmu. Ia menekankan pentingnya meningkatkan pola belajar dan menjaga semangat dalam berkarya demi mencapai cita-cita masa depan.

Rapat Evaluasi Program dan Kinerja
Tak sekadar memperingati seremonial, manajemen sekolah langsung bergerak cepat mematangkan arah program kerja. Seusai jam istirahat pasca-upacara, sekolah menggelar rapat evaluasi komprehensif.
“Tujuan dari evaluasi ini adalah untuk meninjau ulang perkembangan program sekolah sepanjang tahun berjalan, melihat efektivitas pelaksanaan kegiatan, serta memetakan solusi konkret. Fokus utama perbaikan ke depan mencakup peningkatan kedisiplinan serta optimalisasi performa tenaga pendidik dan kependidikan,” jelasnya.
Langkah ini diambil sebagai fondasi kuat untuk menyusun program kerja baru pada tahun 2027 mendatang, dengan berkaca pada kekurangan yang ada di tahun 2026 agar kualitas sekolah terus meningkat.
Ukir Prestasi di Bidang Matematika
Komitmen SMPN 1 Denpina dalam menggenjot kualitas akademik terbukti membuahkan hasil manis. Pada tahun 2026 ini, sekolah berhasil mengukir prestasi gemilang dengan menyabet Juara II Olimpiade Sains Nasional (OSN) mata pelajaran Matematika di tingkat kabupaten Toraja Utara.
Prestasi tersebut sekaligus menjadi acuan jempol di bidang algoritma, serta menjadi pemacu bagi sekolah untuk terus meningkatkan metode pembelajaran yang dirasa masih kurang.
Tantangan Digitalisasi: Kebutuhan Papan Interaktif Digital
Di sisi lain, SMPN 1 Denpina tengah fokus melakukan transformasi digital di lingkungan kelas. Sekolah mengakui bahwa penggunaan papan tulis konvensional sudah saatnya dikombinasikan atau beralih ke papan interaktif digital untuk mendukung metode pembelajaran yang lebih dinamis dan visual.
Namun, keterbatasan fasilitas dan sarana penunjang saat ini masih menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, melalui program kerja tahun 2027, pihak sekolah menargetkan pengadaan fasilitas digital secara bertahap serta peningkatan kompetensi guru dalam mengoperasikan perangkat teknologi instruksional tersebut.
Desembur optimistis bahwa dengan sinergi yang kuat antara seluruh warga sekolah, pembenahan kedisiplinan, serta adopsi teknologi yang tepat, sekolah ini mampu melahirkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik konvensional, tetapi juga siap bersaing di era digital.
Reporter : Arie Kasih








