oleh

Sabet Target PAD 79,63 Persen, Kadishub Toraja Utara: Berkat Kerja Keras dan Profesionalisme Petugas di Lapangan

-Ekonomi-55 views

TORAJA UTARA – Di tengah capaian positif Pendapatan Asli Daerah (PAD) Dinas Perhubungan Kabupaten Toraja Utara yang menembus angka 79,63 persen atau sebesar Rp2.070.519.000 hingga akhir Oktober 2026, kondisi kontras justru dirasakan oleh para petugas di lapangan.
‎
‎Pasalnya, meski telah berjuang memeras keringat demi menggenjot pundi-pundi pendapatan daerah, fasilitas pendukung berupa biaya operasional bagi para petugas pemungut PAD dinilai masih sangat minim.
‎
‎Lonjakan PAD ini murni berkat kerja keras dan profesionalisme jajarannya yang bertaruh di lapangan tanpa pamrih.
‎
‎”Realisasi sebesar Rp2.070.519.000 lebih ini merupakan suatu prestasi dari kinerja yang cukup profesional,” kata Kepala Dinas Perhubungan Toraja Utara, Paris Salu, Jumat (6/11/2026).
‎
‎Oleh sebab itu, Paris berharap dedikasi tinggi petugas yang bekerja mendapat perhatian khusus dari pemerintah daerah terkait kesejahteraan operasional mereka.
‎
‎Berdasarkan data resmi Laporan Realisasi Penerimaan PAD Dishub Toraja Utara per 30 Oktober 2026, pundi pendapatan ini disokong oleh dua sektor retribusi utama, yakni:
‎
‎• Retribusi Pelayanan Parkir Tepi Jalan Umum (Jasa Umum): Terealisasi Rp1.422.896.000 atau mencapai 64,67 persen dari target Rp2,2 miliar.
‎
‎• Retribusi Tempat Khusus Parkir (Jasa Usaha): Mengalami lonjakan drastis hingga 161,91 persen dengan torehan Rp647.623.000 dari target Rp400 juta.
‎
‎Selain memperjuangkan nasib operasional petugas, Paris Salu juga memperingatkan ketegasan aturan main terkait penerapan tarif retribusi parkir di area produktif seperti Terminal Bolu demi mengamankan pendapatan daerah agar tidak bocor.
‎
‎”Kalau masuk tetap bayar retribusi Rp15 ribu. Dan kalau parkir khusus membongkar di dalam Terminal Bolu itu lain lagi ceritanya, tetap ada namanya parkir khusus berbayar,” tegas Paris.
‎
‎Kendati dihantam keterbatasan biaya operasional petugas, Dishub Toraja Utara tetap memasang target optimis.
‎
‎Dengan sisa beban target sebesar Rp529,8 juta lebih, mereka yakin mampu merealisasikan target hingga 100 persen penuh pada penghujung Desember 2026 mendatang.

Reporter : Arie Kasih